Minggu, Agustus 09, 2009

SEORANG ANAK DAN POHON APEL

Dahulu kala ada sebuah pohon apel yang besar. Setiap hari seorang anak laki kecil mendatangi pohon itu dan bermain di sekelilingnya. Ia memanjat puncaknya, makan buahnya dan tidur di naungannya. Ia mencintai pohon itu, dan pohon itupun senang bermain-main dengannya.

Waktu berjalan, si anak tumbuh lebih besar. Ia tidak lagi bermain-main di bawah pohon itu setiap hari. Suatu hari si anak mendatangi pohon itu dengan wajah sedih.

“Mari kita bermain,” kata pohon apel.

“Aku sudah bukan anak-anak lagi, aku tidak bermain-main di bawah pohon,” kata si anak. “Aku ingin punya mainan. Aku butuh uang untuk membelinya.”

“Maaf, aku tidak punya uang, tapi kau dapat memetik semua buahku lalu menjualnya.”

Anak itu menjadi sangat senang. Lalu memetik semua apel yang bergantungan di pohon, kemudian pergi dengan perasaan gembira.

Setelah itu, si anak tidak kembali lagi. Pohon apel merasa sedih. Suatu hari, si anak kembali dan pohon apel merasa gembira.

“Mari kita bermain,” ajak pohon apel.

“Aku tidak punya waktu. Aku harus bekerja untuk menghidupi keluargaku. Kami butuh rumah untuk berteduh. Dapatkah kau membantuku?” kata si anak.

“Maaf, aku tidak punya rumah, tapi kau dapat memotong dahan-dahanku untuk membangun rumahmu.”

Si anak lalu memotong semua cabang pohon dan pergi dengan perasaan gembira. Sang pohon juga merasa bahagia bisa membantu. Namun, setelah si anak tidak pernah datang lagi. Sang pohon merasa kesepian dan sedih.

Di musim panas. Si anak kembali datang, dan pohon pun merasa sangat senang.

“Kemarilah..... mainlah denganku!” kata pohon.

“Aku lagi sedih. Aku semakin tua. Aku ingin sekali berlayar untuk menikmati hari tuaku. Dapatkah kau memberiku perahu?”

“Gunakanlah batangku untuk membuat perahu. Kau dapat berlayar jauh dan menikmati hari-hari bahagia!”

Lalu si anak memotong batang pohon untuk membuat perahu. Ia pergi berlayar dan lama tidak kembali. Akhirnya, setelah sekian banyak tahun lewat, si anak kembali.

“Nak, maafkan aku, aku tidak punya apa-apa lagi untukmu sekarang. Tidak ada lagi apel untukmu........., “kata pohon apel.

“Aku sudah tidak punya gigi lagi untuk menggigit,” kata si anak.

“Aku tidak batang lagi untuk dipanjat.”

“Aku terlalu tua untuk memanjat.”

“Aku benar-benar tidak memiliki apa-apa kecuali akar-akarku yang sekarat,” kata pohon sedih.

“Aku sekarang juga tidak butuh macam-macam, aku hanya butuh tempat untuk istirahat. Aku merasa lelah setelah melewatkan tahun-tahun.” Jawab si anak.

“Baiklah kalau demikian. Akar pohon tua adalah tempat yang baik untuk bersandar dan beristirahat. Kemarilah ............, duduklah bersamaku. Istirahatlah!”

Si anak lalu duduk. Dan sang pohon tersenyum bahagia meneteskan air mata.

Pohon apel itu ibarat orang tua kita. Ketika kecil kita senang bermain dengan ayah dan ibu kita. Setelah dewasa, kita tinggalkan mereka. Kita hanya mengunjungi orang tua kita ketika membutuhkan bantuan mereka, atau ketika dalam kesulitan. Apapun yang terjadi pada kita, kedua orang tua kita selalu ada di samping kita dan siap memberikan segalanya demi kebahagiaan kita.

Dalam cerita di atas, si anak tampak telah berlaku kejam terhadap pohon, tetapi demikianlah kebanyakan kita tidak mensyukuri keberadaan orang tua kita.

Oleh karena itu, jangan lupakan pentingnya keberadaan orang tua kalian, jangan anggap keberadaan meraka biasa-biasa saja. Mereka tidak akan berada di sisi kalian selamanya.

GUNAKAN SEMUA KEKUATAN

Seorang lelaki bersama seorang anaknya umur 10 tahun mendaki gunung. Si anak berhenti untuk mengamati batu yang berukuran sedang yang terletak di tengah jalan.

“Ayah, bagaimana pendapatmu, mampukah aku menggeser batu itu ?”

Ayahnya melihat batu itu lalu berkata, “ Ya, asal kau gunakan segenap kekuatan yang kau miliki, kau pasti mampu menggesernya.”

Si anak lalu memasang kuda-kuda dan mendorong batu itu dengan segenap kekuatan yang ada, tetapi batu itu bergeming.

“Ahh.... ternyata perkiraanmu keliru. Yah, aku tidak bisa menggeser batu itu.” Kata anaknya

“Tidak nak, aku tidak keliru. Aku tadi berkata, kau dapat menggesernya bila menggunakan segenap kekuatan yang kau miliki. Namun, kau tidak menggunakan semua kekuatanmu; kau tidak meminta bantuanku”.

Kamis, Juli 30, 2009

Nama dan Makanan Kesukaan

Nama Permainan : Nama dan Makanan Kesukaan

Jumlah Peserta : maksimal 30 orang

Alat atau bahan :

Cara bermain :

1. Pemimpin permainan meminta peserta untuk berdiri melingkar

2. Masing-masing peserta menyebutkan nama dan makanan kesukaannya. Ketika satu peserta menyebut nama dan makanan kesukaan, peserta lain ikut menirukan.

3. Bisa dibuat variasi dengan menguji kemampuan peserta menghafal nama dan makanan kesukaan peserta lain.

Makna permainan :

Ada banyak cara orang berkenalan, bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal yang unik seperti menyebut nama dan makanan kesukaan.

TIM KACANG HIJAU SAUS GULA MERAH

Untuk 2 porsi

Bahan :
1.100 gram kacang hijau rebus matang
2.2 sdm tepung beras
3.250 ml susu cair
4.½ sdt garam

Saus gula merah :
1.2 sdm gula merah, iris
2.1 sdm gula pasir
3.1 iris tipis jahe
4.½ lembar daun pandan, iris kasar
5.150 ml air

Cara membuat :
1.Haluskan kacang hijau rebus dengan punggung sendok. Campur dengan tepung beras, susu cair dan garam. Masak sambil diaduk sampai kental dan matang. Angkat .
2.Saus gula merah; campur semua bahan, masak sampai gula larut. Angkat, lalu saring. Siramkan ke atas bubur yang akan disajikan.

Manfaat :
Kacang hijau kaya akan kandungan serat, vitamin B kompleks, zat besi, dan magnesium. Semuanya penting bagi fungsi otak, meningkatkan daya ingat, dan kesehatan sistem saraf anak

Nilai gizi per porsi :
1.Energi : 383 Kkal
2.Protein : 15.3 gram
3.Lemak : 9.8 gram
4.Karbohidrat : 58.8 gram


TIM SOUN AYAM

Untuk 2 porsi

Bahan :

1. 50 gram soun kering

2. 50 gram daging ayam giling

3. 1 buah tomat, buang bijinya

4. 4 buah buncis rebus, iris halus

5. 200 ml air

6. 1 buah kuning telur rebus

7. ½ sdt garam

Cara membuat :

1. Rendam soun dengan air hangat yang matang sampai mengembang. Tiriskan dan sisihkan

2. Campur daging ayam giling, tomat, buncis, dan air. Masak sampai mendidih dan daging ayam cincang matang. Kecilkan apinya.

3. Masukkan soun dan kuning telur rebus yang sudah dihancurkan. Masak dan aduk sampai soun mulai hancur. Angkat, sajikan.

Manfaat :

Soun merupakan bahan makanan sumber karbohidrat yang memberikan asupan energi untuk proses pertumbuhan dan melakukan aktifitasnya sehari-hari.

NASI TIM AYAM KUNING

Untuk 5-6 porsi

Bahan :
1. ¼ ekor ayam, pisahkan daging dari tulangnya
2. 250 gram beras, cuci
3. 1 ½ liter air
4. 3 sdm minyak untuk menumis

Haluskan :
1. 6 butir bawang merah
2. 4 siung bawang putih
3. 1 sdt garam
4. 1 cm kunyit

Pelengkap :
1. 1 tangkai daun bawang iris halus

Cara membuat :
1. Rebus tulang ayam bersama air sampai menjadi kaldu sebanyak 1-250 ml, sisihkan.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. Masukkan potongan daging ayam dan beras yang sudah dicuci. Aduk rata
3. Masukkan 500 ml kaldu ayam. Masak sampai beras menjadi aronan. Angkat.
4. Siapkan mangkuk aluminium. Oles bagian dalamnya dengan minyak goreng. Masukkan aronan ke dalamnya sampai ½ bagian mangkuk. Beri kaldu sampai 2/3 tinggi mangkuk. Kukus selama 1 jam atau sampai matang. Angkat
5. Panaskan sisa kaldu. Beri irisan daun bawang. Angkat
6. Sajikan nasi tim ayam kuning bersama kaldu panas.

Manfaat :
Daging ayam kaya akan kandungan protein, selenium, zat besi, dan vitamin B kompleks yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak.

Nilai gizi per porsi :
1. Energi : 872.1 Kkal
2. Protein : 42 gram
3. Lemak : 31.9 gram
4. Karbohidrat : 99.4 gram

TIM HAVERMUT

Untuk 2 Porsi

Bahan :

1. 50 gram daging sapi giling

2. 350 ml susu kedelai

3. 125 gram havermut

4. 50 gram daun bayam, iris halus

5. ½ sdt garam

Cara membuat :

1. Aduk daging giling bersama susu kedelai. Masak sambil diaduk sampai daging matang.

2. Masukkan havermut dan irisan daun bayam, tambahkan garam.

3. Masak sambil terus diaduk sampai susu kedelai mengering dan havermut matang. Angkat, sajikan

Manfaat :

Havermut merupakan salah satu jenis sereal yang kaya akan serat. Selain, itu havermut juga memberikan asupan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak ketika mengawali aktifitas di pagi hari.

Nilai gizi per porsi :

1. Energi : 214,2 Kkal

2. Protein : 19 gram

3. Lemak : 11,6 gram

4. Karbohidrat : 8,7 gram

Catatan :

Tim ini harus segera dimakan, karena bayam tidak tahan lama, bayam yang teroksidasi oleh udara akan meningkatkan nitrit yang bersifat racun bagi manusia.